Francis Bacon

Francis Bacon adalah seorang filsuf, negarawan, ilmuwan, dan penulis Inggris yang hidup pada periode Renaisans. Ia lahir pada 22 Januari 1561, di London, Inggris, dan meninggal pada 9 April 1626.

Foto Francis Bacon
Foto Francis Bacon Image via upload.wikimedia.org

Berikut adalah gambaran singkat biografi Francis Bacon:

  1. Kehidupan Awal dan Pendidikan. Francis Bacon berasal dari keluarga aristokrat. Ayahnya, Sir Nicholas Bacon, adalah seorang pejabat pemerintah, dan ibunya, Anne Bacon, adalah saudara perempuan pengarang terkenal Anthony Cooke. Bacon menerima pendidikan di Trinity College, Cambridge, dan kemudian melanjutkan studinya di Gray’s Inn untuk belajar hukum.
  2. Karier Politik dan Hukum. Bacon memasuki dunia politik dan hukum. Ia menjadi anggota parlemen dan kemudian diangkat menjadi pengacara. Pada 1613, ia menjadi Jaksa Agung dan kemudian mencapai posisi tertinggi dalam sistem hukum Inggris saat itu sebagai Kanselir pada tahun 1618.
  3. Filsafat Ilmu Pengetahuan. Salah satu kontribusi besar Bacon adalah dalam filsafat ilmu pengetahuan. Ia dikenal dengan metodenya yang disebut “metode ilmiah empiris” atau “metode induktif.” Bacon mempromosikan pengumpulan data melalui pengamatan dan eksperimen untuk mencapai pengetahuan ilmiah.
  4. Karya-karya Sastra. Bacon juga seorang penulis yang produktif. Karya-karyanya mencakup esai-esai filosofis seperti “Essays” (1597, 1612, 1625) dan karya ilmiah seperti “Novum Organum” (1620), di mana ia merinci pendekatannya terhadap metode ilmiah.
  5. Kritik terhadap Aristotelianisme. Bacon kritis terhadap pendekatan tradisional yang didasarkan pada filsafat Aristoteles. Ia menekankan perlunya melepaskan diri dari otoritas dogmatis dan menciptakan dasar pengetahuan baru berdasarkan pengamatan dan eksperimen.
  6. Kehidupan Pribadi dan Akhir Hidup. Bacon tidak hanya berkecimpung dalam urusan negara dan ilmiah, tetapi juga menghadapi tantangan keuangan yang serius. Pada 1621, ia jatuh dari puncak kekuasaan setelah dituduh menerima suap. Meskipun terjadi pembatalan tuduhan, ia kehilangan posisinya dan menghabiskan sisa hidupnya dalam isolasi dan kesulitan keuangan.
  7. Wafat. Francis Bacon meninggal pada 9 April 1626 di Highgate, London. Meskipun akhir hidupnya diwarnai oleh kesulitan, warisannya dalam perkembangan metode ilmiah dan filsafat ilmu pengetahuan tetap sangat dihargai.
Pelajari Juga:  Robert Grosseteste

Francis Bacon dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern dan metode ilmiah. Pendekatannya yang berfokus pada pengamatan dan eksperimen membuka jalan bagi perkembangan sains di masa mendatang.