Contoh Energi Cahaya Menjadi Listrik

Energi cahaya dapat diubah menjadi listrik melalui proses yang disebut fotovoltaik atau dikenal sebagai sel surya. Sel surya adalah perangkat elektronik yang menggunakan efek fotovoltaik untuk mengubah energi cahaya (foton) menjadi energi listrik. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam proses ini:

Komponen-Komponen dalam Instalasi Panel Surya
Komponen-Komponen dalam Instalasi Panel Surya Image via static.vecteezy.com
  1. Penyerapan Cahaya: Sel surya terdiri dari bahan semikonduktor seperti silikon. Ketika cahaya matahari mengenai sel surya, foton dalam cahaya tersebut dapat merangsang elektron di dalam bahan semikonduktor untuk melompat ke tingkat energi yang lebih tinggi.
  2. Pemisahan Elektron: Ketika elektron melompat ke tingkat energi yang lebih tinggi, elektron tersebut dapat dipisahkan dari atomnya. Proses ini menghasilkan pasangan elektron dan lubang positif di dalam bahan semikonduktor.
  3. Arus Listrik: Gerakan elektron yang terpisah menciptakan arus listrik. Elektron yang terlepas bergerak ke arah negatif, sementara lubang positif bergerak ke arah positif. Inilah yang menciptakan aliran listrik.
  4. Pengumpulan dan Pemrosesan: Arus listrik yang dihasilkan oleh sel surya kemudian dikumpulkan dan diproses melalui rangkaian elektronik untuk menghasilkan daya listrik yang dapat digunakan.
Pelajari Juga:  8 Fungsi Protein untuk Bayi

Sel surya dapat digunakan dalam berbagai skala, mulai dari perangkat kecil seperti kalkulator surya hingga instalasi besar seperti pembangkit listrik tenaga surya yang dapat menyuplai listrik untuk rumah, bangunan, atau bahkan jaringan listrik seluruh kota.

Penting untuk diingat bahwa efisiensi konversi energi cahaya menjadi listrik dapat bervariasi tergantung pada jenis dan kualitas sel surya yang digunakan, intensitas cahaya matahari, dan faktor-faktor lingkungan lainnya.